Tags

Satu hari sebelum pulang dari Kasepuhan Ciptagelar, hujan besar yg disertai hembusan angin kencang masih menyelimuti sebagian wilayah Gunung Halimun. Agak sore kami mendengar kabar dari Mang Ujang bahwa ada pohon rubuh di jalan antara Leweung Teleng & Tanjakan Tepus. Jalan dari Kampung Ciptarasa ke Ciptagelar putus total.

Paginya langit agak cerah. Matahari muncul di sela hujan gerimis. Angin sudah agak tenang. Namun begitu cuaca dingin masih menusuk tulang. Kami memutuskan untuk pulang ke Bandung sesuai dengan jadwal semula. Awalnya kami berencana melewati jalur Gunung Bongkok. Saat berembuk, akhirnya kita sepakat untuk melintas ke jalur Ciptarasa.

Kami bermaksud untuk bergabung dengan warga yg diserahi tugas untuk membenahi jalan yg terhalang pohon roboh. Begitu sampai di lokasi, kami melihat batang pohon sudah dipotong menjadi beberapa bagian. Ternyata ukurannya besar juga. Tanpa menunggu lama kami bersiap untuk menarik bagian yg melintang menghalangi jalan. Batang pohon yg sudah dipotong kami derek & kemudian digulingkan ke pinggir.

Hujan & kabut kembali menyelimuti hutan. Angin dingin kembali berhembusan. Tak lama setelah itu kami semua kembali melanjutkan perjalanan. Salam untuk para penjaga hutan. Pun..pun…pun, tabe pun…

Imam Bonjol, 16 Januari 2017

Advertisements