Tags

Di sepanjang lorong terminal sejarah itu kita telah melihat gerombolan pemburu barbar, para raja dan pendeta yang jadi lintah monarki, serta golongan tuan tanah dan pemilik modal di negara modern yang dipimpin oleh para cauvinis.

Di sana kita juga bertemu dengan rombongan penguasa yang menggandeng sekelompok pedagang, teknokrat dan kekuatan militer untuk membangun kerajaan baru yang begitu otoriter. Mereka gunakan kekuatan uang, teknologi dan popor senjata untuk membungkam kehendak bebas dan imajinasi manusia.

Dalam rentang sejarah yang sedemikian panjang itu kita juga telah berjumpa dengan sosok rezim diktator proletar, kecenderungan egalitarianisme yang fasis, kaum anarkis yang delusif, serta para agen tuhan yang haus darah. Kita juga bertemu dengan kegagalan demokrasi dan mimpi kapitalisme yang liar, selain hidup dalam jelaga distopia yang membayangi masa depan peradaban yang begitu suram.

Dalam lorong terminal sejarah itu kita melihat diri berada dibawah bayang-bayang demensia dan sekelebat siluet gunung nihilisme yang tinggi menjulang. Melebihi tinggi menara harapan yang dibangun oleh sekelompok orang yang terbuang.

Kyai Gede Utama, 2 Juni 2011

Advertisements