Tags

,

Internet ajak kita buka diri pada dunia. Ia jadi pintu sekaligus mata. Di sini kita bukan lagi pusat semesta. Eksistensi kita dipecah menjadi bit atom yang menyebar ke segala penjuru dunia. Mengalir dalam arus informasi yang menerus mengawasi. Batas menjadi cair, kebenaran jadi punya banyak versi.

Di jagat ini pikiran dan kesadaran terjaga selama 24 jam setiap hari. Ingatannya dalam, sedalam ingatan kita. Berkelindan dalam konstelasi jaringan yang ada di sembarang titik dan persimpangan jalan. Semuanya ada di permukaan. Di sana ada juga kontestasi, negosiasi dan bahkan konfrontasi. Ia membantu, namun sekaligus dapat menghabisi.

Kyai Gede Utama, 29 Maret 2011

Advertisements