Tags

,

Dalam perjalanan dari Cigondewah menuju Ujungberung. Di radio orang ramai bicara ritual pemadaman lampu tadi malam. Tampaknya ini baru sekedar populisme. Walau hanya satu jam, mati lampu bisa jadi masalah besar buat orang kebanyakan.

Asal tahu saja, di negeri ini pemadaman listrik terjadi hampir setiap hari. Oleh karena itu, buat sebagian orang ritual ini maknanya tidak ada kecuali hanya berita di media.

Sekedar populisme itu gampang saja karena di sini kampanye hemat energi baru slogan. Alih-alih bikin penghematan, orang kebanyakan justru masih sulit dapat energi untuk hidup sehari-hari. Sekedar populisme itu juga gampangan. Rasanya ritual hemat energi akan lebih bermakna kalau ada pemerataan. Mungkin akan lebih baik kalau kita ikut nyepi saja seharian.

Ujungberung, 27 Maret 2011

Advertisements